Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama Blitar menghadiri kegiatan pembinaan serta monitoring dan evaluasi pembangunan Zona Integritas (ZI) yang dirangkaikan dengan halal bihalal di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Selasa (31/3), bertempat di Aston Gresik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengadilan Agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

Agenda tersebut bertujuan memperkuat komitmen satuan kerja dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus menjadi momentum silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri.

Ketua Pengadilan Agama Blitar menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi bagian penting dalam memastikan konsistensi pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan peradilan agama. “Monitoring dan evaluasi ini memberikan arah yang jelas bagi satuan kerja dalam memperkuat implementasi Zona Integritas secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya bergantung pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada komitmen seluruh aparatur dalam menjaga integritas. “Kami menekankan pentingnya budaya kerja yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelasnya.

Panitera Pengadilan Agama Blitar juga menilai bahwa forum tersebut menjadi sarana untuk berbagi pengalaman serta praktik terbaik antar satuan kerja. Menurutnya, kolaborasi dan koordinasi yang baik akan mempercepat pencapaian target reformasi birokrasi.

Selain pembinaan, kegiatan halal bihalal yang turut dilaksanakan menjadi wadah mempererat hubungan antar aparatur peradilan agama di wilayah Jawa Timur. Suasana kebersamaan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya guna memastikan pembangunan Zona Integritas berjalan efektif dan berkesinambungan di seluruh satuan kerja di wilayahnya.