Panitera Pengadilan Agama (PA) Blitar, Margono, memimpin konsolidasi bersama seluruh jajaran petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Ruang Tunggu Pelayanan PA Blitar pada Selasa (30/12). Agenda akhir tahun ini difokuskan pada penguatan integritas, evaluasi kinerja 2025, serta percepatan penyelesaian laporan tahunan guna memastikan transisi organisasi yang optimal menjelang pergantian tahun 2026.

Dalam arahannya, Margono menegaskan bahwa petugas PTSP merupakan garda terdepan sekaligus cerminan dari kredibilitas institusi peradilan di mata masyarakat. “Saya menekankan kepada seluruh jajaran untuk tidak pernah mengendurkan integritas dalam memberikan pelayanan. Kejujuran dan profesionalisme adalah fondasi yang tidak bisa ditawar,” ujarnya secara tegas di hadapan para petugas.
Menjelang penutupan kalender kerja tahun 2025, ia juga memberikan instruksi khusus terkait tertib administrasi. Jelasnya, laporan akhir tahun harus segera disiapkan dan diselesaikan secara akurat dalam beberapa hari ke depan. Ia mengeklaim bahwa ketepatan waktu dalam pelaporan merupakan bentuk tanggung jawab institusional yang akan memengaruhi penilaian kinerja satuan kerja secara keseluruhan.

“Saya ingin memastikan tidak ada tunggakan administrasi saat kita melangkah ke tahun 2026. Semua data harus sinkron dan tersaji dengan valid,” imbuhnya. Selain aspek teknis, Margono memberikan suntikan motivasi dengan menyentuh sisi kemanusiaan dalam bekerja. Ia menyampaikan bahwa dedikasi dalam membantu para pencari keadilan bukan sekadar tugas profesi, melainkan sebuah nilai luhur.
“Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang tengah mencari keadilan adalah perilaku yang sangat mulia. Jadikan setiap senyum dan kepuasan masyarakat sebagai penyemangat dalam bekerja,” tutur Margono menutup arahannya.
Kegiatan refleksi dan penguatan kinerja ini dilakukan sebagai respons atas dinamika pelayanan publik yang semakin menuntut kecepatan serta transparansi. PTSP Pengadilan Agama Blitar sendiri selama ini menjadi jantung pelayanan hukum bagi warga Blitar Raya, sehingga koordinasi di detik-detik akhir tahun dianggap krusial untuk menjaga stabilitas kualitas layanan sebelum memasuki periode libur akhir tahun dan memulai program kerja baru di tahun mendatang.





