Pengadilan Agama Blitar menggelar “Ngopi Bareng” (Ngobrol Pimpinan Bahas Rencana Kegiatan) pada Senin, 24 Agustus 2026, di Rest Area Proklamator Pengadilan Agama Blitar. Kegiatan yang dipimpin Ketua Pengadilan Agama Blitar tersebut diikuti Plh. Panitera, Plh. Sekretaris, para Panitera Muda, dan para Kepala Subbagian untuk membahas monitoring dan evaluasi pekerjaan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi bagi jajaran pimpinan dan pejabat terkait untuk melihat perkembangan pelaksanaan pekerjaan yang telah berjalan. Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan setiap tugas dapat dilaksanakan sesuai rencana.

Dalam forum tersebut, masing-masing bagian memiliki kesempatan untuk menyampaikan perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih memerlukan perhatian. Pembahasan secara bersama diharapkan dapat menghasilkan langkah tindak lanjut yang lebih terarah.
Ketua Pengadilan Agama Blitar memimpin jalannya diskusi dengan menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarbagian. Menurutnya, evaluasi secara berkala diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan dapat terus dipantau dan ditingkatkan.
“Monitoring dan evaluasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan telah dilaksanakan sekaligus menentukan langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Kehadiran Plh. Panitera, Plh. Sekretaris, para Panitera Muda, dan para Kasubbag mencerminkan keterlibatan unsur kepaniteraan dan kesekretariatan dalam proses evaluasi. Koordinasi lintas bidang menjadi penting agar pelaksanaan tugas di Pengadilan Agama Blitar tetap berjalan selaras.
Selain membahas capaian pekerjaan, forum tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi internal. Penyampaian informasi secara langsung memungkinkan setiap bagian memahami perkembangan pekerjaan dan kebutuhan bidang lainnya.
Konsep “Ngopi Bareng” menghadirkan suasana koordinasi yang lebih santai tanpa mengurangi substansi pembahasan. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi pimpinan dan jajaran untuk berdiskusi secara terbuka mengenai pelaksanaan pekerjaan.
Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Blitar terus mendorong budaya kerja yang mengedepankan koordinasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil monitoring diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan tugas pada periode berikutnya.
Kegiatan “Ngopi Bareng” juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan pekerjaan di lingkungan Pengadilan Agama Blitar. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, setiap bagian diharapkan mampu mempertahankan kinerja sekaligus melakukan perbaikan terhadap pekerjaan yang masih membutuhkan perhatian.
Pada akhirnya, forum tersebut menegaskan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai bagian dari manajemen kinerja. Melalui komunikasi antara pimpinan, kepaniteraan, dan kesekretariatan, Pengadilan Agama Blitar berupaya memastikan pelaksanaan tugas tetap terarah dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.





