Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rangka mewujudkan kepastian hukum guna menjaga ketahanan keluarga di Jawa Timur. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (22/1).

Ketua PTA Surabaya menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga peradilan agama dan pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan layanan hukum yang mudah diakses, cepat, dan berkeadilan bagi masyarakat. Implementasi MoU ini didukung pemanfaatan aplikasi Satria Majapahit Juara sebagai sistem informasi terintegrasi pelayanan hukum berbasis digital.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PTA Surabaya bersama Gubernur Jawa Timur menerima Rekor MURI atas pencapaian penandatanganan nota kesepakatan dengan jumlah lembaga terbanyak, melibatkan 40 lembaga yang akan ditindaklanjuti melalui 1.080 perjanjian kerja sama di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Kerja sama ini diharapkan mampu menyederhanakan birokrasi, mempercepat layanan peradilan, serta mewujudkan keseragaman standar pelayanan hukum demi mendukung ketahanan keluarga masyarakat Jawa Timur.