Panitera dan Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama (PA) Blitar mengikuti kegiatan pembinaan dan rapat koordinasi peningkatan kompetensi tenaga teknis peradilan agama yang diselenggarakan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya di Malang pada 18 hingga 20 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur peradilan agama menuju pelayanan berkelas dunia.
Kegiatan pembinaan dan rapat koordinasi tersebut diikuti oleh unsur tenaga teknis peradilan agama dari berbagai satuan kerja di bawah wilayah hukum PTA Surabaya. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kompetensi aparatur dalam menghadapi tantangan pelayanan peradilan yang semakin dinamis dan modern.

Dalam agenda tersebut, peserta mendapatkan pembinaan terkait peningkatan kualitas pelayanan teknis, penguatan administrasi perkara, serta pengembangan profesionalisme aparatur peradilan agama. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan tugas teknis yang selama ini berjalan di masing-masing satuan kerja.
Peningkatan kompetensi tenaga teknis merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional, modern, dan berkelas dunia.
Aparatur teknis memiliki peran sentral dalam mendukung kelancaran administrasi perkara dan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Penguatan kapasitas sumber daya manusia harus terus dilakukan agar pelayanan publik semakin optimal.
Dalam rapat koordinasi tersebut, peserta juga memperoleh arahan terkait implementasi kebijakan terbaru di lingkungan peradilan agama. Pembahasan mencakup standar pelayanan, tertib administrasi perkara, serta penguatan integritas aparatur dalam menjalankan tugas.
Kegiatan ini juga menjadi forum berbagi pengalaman antarsatuan kerja dalam menyelesaikan berbagai persoalan teknis yang dihadapi di lapangan. Dengan adanya diskusi tersebut, peserta diharapkan dapat membawa solusi dan inovasi untuk diterapkan di satuan kerja masing-masing.
Panitera dan Panitera Muda Gugatan PA Blitar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan Pengadilan Agama Blitar.
Selain pembinaan teknis, forum tersebut juga menjadi momentum mempererat koordinasi antaraparatur peradilan agama di wilayah PTA Surabaya. Sinergi ini dinilai penting dalam mendukung terciptanya sistem pelayanan yang seragam, efektif, dan responsif.
Peserta juga mendapatkan materi terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung administrasi perkara. Hal ini sejalan dengan transformasi digital yang terus dikembangkan di lingkungan Mahkamah Agung RI.
Penguatan kompetensi tenaga teknis menjadi salah satu aspek penting dalam reformasi birokrasi peradilan. Aparatur dituntut tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan regulasi dan teknologi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tenaga teknis peradilan agama semakin siap menghadirkan pelayanan yang cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat.
Kegiatan pembinaan dan rapat koordinasi tersebut merupakan agenda rutin PTA Surabaya dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat tata kelola peradilan agama di wilayah Jawa Timur. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan pelayanan peradilan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.





