Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama Blitar mengikuti kegiatan Pertukaran Pengetahuan antara Zanzibar Judiciary Office dan Peradilan Agama Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI secara daring pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh pimpinan, hakim, panitera, dan sekretaris peradilan agama dari seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya peningkatan wawasan dan penguatan kerja sama internasional di bidang peradilan.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperluas pengetahuan serta berbagi pengalaman antara lingkungan Peradilan Agama Indonesia dengan Zanzibar Judiciary Office, khususnya terkait pengelolaan lembaga peradilan dan penguatan sistem peradilan keluarga Islam.

Ketua Pengadilan Agama Blitar bersama jajaran mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Forum tersebut menjadi wadah untuk saling bertukar informasi mengenai praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan masing-masing lembaga peradilan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai sistem peradilan yang diterapkan di Zanzibar, termasuk tata kelola kelembagaan, pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, serta mekanisme penyelesaian perkara yang menjadi kewenangan pengadilan agama.

Salah satu narasumber menyampaikan bahwa kolaborasi internasional menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan peradilan. “Pertukaran pengetahuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara lembaga peradilan di berbagai negara,” ujarnya.

Selain menjadi sarana berbagi pengalaman, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami tantangan dan inovasi yang berkembang di lingkungan peradilan negara lain. Hal ini dinilai penting dalam mendorong terciptanya sistem peradilan yang adaptif, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Peserta juga berkesempatan mengikuti sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari digitalisasi layanan peradilan, penguatan sumber daya manusia, hingga peningkatan akses keadilan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Blitar menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur serta memperluas wawasan global guna mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang profesional dan berintegritas.

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut kerja sama dan fasilitasi pertukaran pengetahuan dengan delegasi Zanzibar Judiciary Office. Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan serta berbagi praktik baik dalam pengembangan sistem peradilan berbasis pelayanan dan keadilan bagi masyarakat.